_Tim gabungan BPBD Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru cek 3 lokasi di Bandar Raya dan Air Hitam, kondisi steril pasca hujan_
PEKANBARU, liputan.riau21.com – Lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru disisir tim gabungan. Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBD PK) Provinsi Riau bersama BPBD Kota Pekanbaru memastikan tidak ada lagi titik api di lokasi eks karhutla tersebut. Selasa (6/10/2026).
Peninjauan dilakukan sebagai langkah antisipasi pasca kebakaran sekaligus memastikan kondisi lahan benar-benar steril dan aman.
Tim gabungan menyambangi tiga lokasi yang sebelumnya sempat terbakar, yakni di Jalan Fajar Kelurahan Bandar Raya, Jalan Sido Rukun Kelurahan Bandar Raya, serta Jalan Riau Baru Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki.
Kalaksa BPBD PK Provinsi Riau Edi Afrizal melalui Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Achmad Mulyadi mengatakan, pengecekan lapangan untuk melihat kondisi terkini lahan terdampak.
“Hari ini kami bersama tim BPBD Kota Pekanbaru meninjau lokasi eks karhutla, tepatnya di Kelurahan Bandar Raya, Kecamatan Payung Sekaki. Kami ingin memastikan perkembangan kondisi terakhir lahan yang dulu terbakar. Alhamdulillah, saat ini kondisinya sudah steril dan tidak ditemukan lagi api,” ujar Achmad, Senin (6/10/2026).
Menurutnya, kondisi lahan saat ini relatif aman, terlebih dalam beberapa hari terakhir wilayah Riau sempat diguyur hujan sehingga membantu pendinginan lahan gambut.
Dari hasil pemantauan di tiga titik tersebut, petugas tidak menemukan adanya titik api maupun asap.
Imbauan Tidak Lengah
Meski dinyatakan aman, Achmad mengingatkan masyarakat agar tidak lengah. Kawasan Payung Sekaki merupakan wilayah yang cukup sering mengalami kejadian karhutla setiap tahunnya, terutama saat musim kemarau.
“Kejadian di daerah ini setiap tahun sering berulang. Karena itu, kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati serta meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan,” katanya.
Selain pemantauan, BPBD PK Provinsi Riau juga mendorong pemerintah kelurahan untuk lebih aktif melakukan sosialisasi pencegahan karhutla kepada masyarakat.
“Kami juga meminta Kelurahan Bandar Raya untuk melakukan kegiatan sosialisasi tentang upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran ke depannya,” ujarnya.
Ia menegaskan, penanganan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat.
“Dari BPBD PK Provinsi Riau dan BPBD Kota Pekanbaru, kami siap bersinergi dan berkolaborasi dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan karhutla,” pungkasnya.
Informasi:
– Lokasi Sisir: Jl. Fajar Bandar Raya, Jl. Sido Rukun Bandar Raya, Jl. Riau Baru Air Hitam
– Kecamatan: Payung Sekaki, Pekanbaru
– Tim: BPBD PK Provinsi Riau + BPBD Kota Pekanbaru
– Hasil: Steril, nihil titik api
Reporter: Tim
Editor: Rosbinner Hutagaol
Sumber: BPBD PK Provinsi Riau
Update: Selasa, 6 Oktober 2026












