BEM Se-Riau Desak Pemerintah Benahi Akar Karhutla

Rosbinner Hutagaol

- Redaksi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:24 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Data karhutla 16 ribu hektare, BEM minta penegakan hukum tuntas dan pencegahan permanen

PEKANBARU, baranewsriau.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau kembali menjadi sorotan. Hingga 22 Agustus 2026, luas lahan terbakar tercatat mencapai 16.264,84 hektare. Bengkalis dan Pelalawan menjadi wilayah dengan luasan terbesar, Selasa (25/8/2026).

Koordinator Pusat BEM Se-Riau Teguh Wardana menilai angka tersebut bukan sekadar statistik. Di baliknya ada ekosistem rusak, kesehatan masyarakat terancam, dan hak atas udara bersih yang kembali dipertaruhkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau setiap tahun Riau terbakar, pertanyaannya bukan hanya siapa yang memadamkan api, tetapi mengapa api terus punya ruang untuk muncul,” tegas Teguh, Minggu (24/8/2026).

Evaluasi Sistem Pencegahan

Menurut Teguh, karhutla tidak bisa terus dijawab dengan apel kesiapsiagaan, patroli, dan pemadaman. Pemerintah perlu mengevaluasi akar persoalan mulai dari pengawasan kawasan, tata kelola lahan, hingga efektivitas penegakan hukum.

BEM Se-Riau mengapresiasi kerja personel gabungan di lapangan. Namun Teguh meminta publik juga berhak mengetahui efektivitas pencegahan.

“Kami mengapresiasi aparat yang bekerja di lapangan. Tapi angka penangkapan tidak boleh jadi satu-satunya ukuran. Publik berhak tahu sejauh mana hukum menyentuh akar persoalan,” ujarnya.

Desak Penegakan Hukum Menyeluruh

Teguh meminta Polda Riau memastikan penegakan hukum tidak berhenti pada pelaku lapangan. Jika ditemukan pihak yang menyuruh, membiayai, atau bertanggung jawab atas kawasan terbakar, maka harus diproses hukum.

“Jangan sampai hukum hanya tajam kepada orang di ujung api. Jika ada bukti, usut. Siapa pun pihaknya,” tegasnya.

BEM Se-Riau juga mendorong pemerintah daerah agar tidak hanya hadir saat api membesar. Sistem pencegahan harus berjalan, kawasan rawan diawasi, dan informasi kualitas udara disampaikan terbuka.

6 Tuntutan BEM Se-Riau

BEM Se-Riau menyampaikan 6 desakan:

1. Transparansi Data: Pemprov Riau membuka data lokasi, luasan, status kawasan, dan penanganan karhutla.

2. Penegakan Hukum Tuntas: Polda Riau mengusut tuntas dugaan pidana karhutla, tidak berhenti di pelaku lapangan.

3. Sanksi Tegas: Proses hukum pihak yang menyuruh, membiayai, atau diuntungkan dari kebakaran.

4. Audit Kawasan: Kawasan yang berulang terbakar dievaluasi tata kelola dan pengawasannya.

5. Perlindungan Warga: Prioritaskan perlindungan masyarakat dari dampak asap dan kualitas udara.

6. Pencegahan Permanen: Geser penanganan dari pemadaman ke pencegahan agar karhutla tidak berulang.

“Yang kami minta bukan negara yang hebat memadamkan api. Tapi negara yang memastikan api tidak kembali muncul. Riau berhak atas udara bersih dan lingkungan sehat,” kata Teguh.

BEM Se-Riau menegaskan, jangan sampai anak-anak Riau mengenal musim dari bau asap.

 

Sumber: Koordinator BEM Se-Riau Teguh

Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

Pastikan Haul Aman, Kapolsek Sabak Auh Turun ke Lapangan
Jaga Amanah Sponsor, SMAN Plus Riau Percayakan Penuh LKBB kepada OSIS
Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Pipil Dukung Swasembada 2026, 36 Hari
Subdit Kamsel Polda Riau Bahas Standar Teknis Andalalin Resto Sanjaya
Kanwil Ditjenpas Riau Inspeksi Lapas Pekanbaru Perkuat Pengawasan
Polsek Sabak Auh Cek Lahan Jagung 34 Hari Dukung Swasembada 2026
Dukung 1 Juta Pohon, Polsek Sabak Auh Hijaukan Laksamana dan Bandar Pedada
Wartawan dan LAMR Meranti Duduk Bersama Rawat Adat Melayu
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Pastikan Haul Aman, Kapolsek Sabak Auh Turun ke Lapangan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Jaga Amanah Sponsor, SMAN Plus Riau Percayakan Penuh LKBB kepada OSIS

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Subdit Kamsel Polda Riau Bahas Standar Teknis Andalalin Resto Sanjaya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Kanwil Ditjenpas Riau Inspeksi Lapas Pekanbaru Perkuat Pengawasan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:32 WIB

Polsek Sabak Auh Cek Lahan Jagung 34 Hari Dukung Swasembada 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Dukung 1 Juta Pohon, Polsek Sabak Auh Hijaukan Laksamana dan Bandar Pedada

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Wartawan dan LAMR Meranti Duduk Bersama Rawat Adat Melayu

Rabu, 30 September 2026 - 19:28 WIB

Satresnarkoba Polres Kampar Amankan 7 Paket Sabu di Tapung Hulu

Berita Terbaru

DAERAH

Pastikan Haul Aman, Kapolsek Sabak Auh Turun ke Lapangan

Minggu, 4 Okt 2026 - 13:04 WIB